Polda Sultra Berhasil Amankan Lima Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang

Global Sultra co.id, Kendari – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Balai wartawan Polda Sultra , Selasa (27/6/2023).

Lima orang terduga pelaku sebagai Admin aplikasi MiChat TPPO berhasil diamankan masing – masing Ardiansyah alias Andi Koko (19) warga jalan Lasolo kecamatan Kendari Barat, Farhan (18) warga Jalan Pasaeno Kadia, Muis alias Anca (37) warga Jalan Chairil Anwar Wua Wua, Suardi (21) Aras Rahim warga Jalan Taridala Mandonga. Dan Suardi (21) waga Desa Silea Kabupaten Konsel.

“Kelima orang tersebut berperan sebagai mucikari yang memperdagangkan tujuh orang perempuan di bawah umur, untuk dijadikan sebsgai pekerja seks dengan tarif bervariasi mulai Rp 400 ribu, Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu untuk sekali kencan,” kata Kasubdit Renakta, Kompol Sharir Hanafi.

Dihadapan awak media Hanafi mengatakan, para tersangka diamankan di dua tempat yang berbeda yakni, di Wisma Putri Dara di Jalan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga dan di Penginapan Mulia di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

“Pada saat ditangkap, para tersangka tengah mencari (menawarkan) pelanggan melalui aplikasi MiChat di beberapa tempat terutama di hotel hotel,” tambaknya.

Lebih lanjut Kompol Syahrir mengatakan kelima tersangka saat ini telah diamankan di Rutan Polda Sulwesi Tenggara untuk proses pemeriksaan.

Adapun pasal yang menjerarat Kelima tersangka adalah pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO atau pasal 296 KUHP dengan ancaman humuman maksimal penjara 15 tahun.
 
“Sebelumnya, pada 15 Juni 2023 timkami berhasil membongkar kasus TPPO yang terjadi di Kota Kendari,” lanjutnya

Melalui tim satuan tugas (Satgas) penegakan hukum (Gakkum) TPPO Subdit IV Direktorat Reserse kriminal umum (Dit Reskrimum) Polda Sulawesi Tenggara, empat orang pelaku perdagangan orang atau eksploitasi seks dibekuk di salah satu wisma Jalan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Kasubdit Penmas Polda Sulawesi Tenggara, Kompol Tiswan mengungkapkan, penangkapan kepada empat orang pelaku TPPO itu berawal dari informasi masyarakat, jika ada eksploitasi seks sekali kencan di sebuah penginapan di wilayah Mandonga, Kendari.

“Mendapat informasi tersebut, Tim Satgas Gakkum TPPO Dit Reskrimum Polda Sulawesi Tenggara langsung bergerak mengamankan para pelaku dan korban ,” pungkasnya

Editor Bahrun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *